Meski Timnas Indonesia Kalahkan Bahrain, Kevin Diks Dinilai Main Kurang Optimal: Yuk Berbenah Lagi!

3 days ago 13

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia berhasil mengatasi perlawanan Bahrain dengan skor 1-0 pada laga lanjutan ronde ketiga Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025) malam WIB.

Ole Romeny menjadi bintang sekaligus pahlawan kemenangan Timnas Indonesia pada pertandingan kali ini. Ia menaklukkan gawang Ebrahim Lutfalla pada menit ke-24, menyelesaikan umpan matang Marselino Ferdinan.

Sepanjang pertandingan, Timnas Indonesia bermain lebih efektif ketimbang Bahrain. Meski kalah dalam penguasaan bola, pasukan Patrick Kluivert berhasil mencuri satu gol dan mengunci kemenangan.

Ada perubahan dari laga di markas Australia, kali ini Kluivert memainkan skema tiga bek yang diisi Rizky Ridho, Jay Idzes, dan Justin Hubner. Calvin Verdonk kembali ke posisi pemain sayap kiri, dan Kevin Diks di kanan.

Joey Pelupessy menandai debut bersejarahnya, yang berduet dengan Thom Haye di lini tengah. Namun sorotan mengarah ke Kevin Diks yang dinilai bermain kurang optimal. Diks bermain selama 74 menit sebelum digantikan Sandy Walsh

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Diks Paling Mencolok

Kevin Diks diberi rating 7,4 oleh penyedia statistik FotMob. Akurasi passingnya ada di angka 57 persen, kemudian ia mencatat dua kali sapuan, 3 intersep, dan 6 recoveries. Diks juga kalah 9 kali duel dengan pemain lawan, meski menang 8 kali duel.

Pengamat sepak bola nasional, Aris Budi Sulistyo, ikut menyoroti penampilan Timnas Indonesia. Meski berhasil meraih kemenangan penting, namun ada beberapa pemain yang dianggap di bawah performa.

Satu pemain yang bermain buruk adalah Kevin Diks. Diakui Aris Budi, pemain berusia 28 tahun itu kurang tampil efektif, dan menjadi kartu mati dalam permainan.

Hal yang dimaksudnya adalah beberapa kesempatan Kevin Diks saat membawa bola kerap hilang, meski ada beberapa aksinya yang mengancam pertahanan Bahrain.

"Malam ini banyak sekali kontrol passing yang masih salah dilakukan para pemain. Paling kelihatan adalah Kevin Diks, beberapa kali punya kesempatan tapi terbuang sia-sia karena kontrol kurang bagus, penempatan passing yang kurang bagus, hasilnya sia-sia," tuturnya kepada Bola.com, Rabu (26/3/2025).

Perlu Pemain Pelapis

Mantan pemain sekaligus pelatih Persik Kediri tersebut menilai, Patrick Kluivert perlu menambah pemain sebagai pelapis Kevin Diks. Artinya ketika pemain FC Copenhagen itu sedang menurun, masih bisa diisi pemain lain yang tidak kalah potensinya.

"Saya kira selanjutnya Kluivert bisa memanggil Yakob Sayuri, untuk menambah kekuatan di sisi sayap kanan. Eliano Reijnders perlu diasah lagi," ungkap Aris Budi Sulistyo.

"Untuk permainan Timnas Indonesia tadi malam, dibilang bagus ya tidak, lumayan lah mainnya. Tidak seperti saat main di Bahrain dulu, begitu rapi dari belakang ke tengah ke depan.

Mental Terangkat

Kemenangan atas Bahrain membuat peluang Timnas Indonesia untuk ke Piala Dunia 2026 kembali terbuka. Jay Idzes dan kawan-kawan kini berada di posisi empat dengan nilai 9, terpaut empat poin dari Australia dan masih tersisa dua laga.

Secara matematika, kans Timnas Indonesia untuk mengejar posisi runner-up masih ada. Ataupun masih ada jalur ronde keempat yang bisa dilalui.

"Ole bisa cetak gol, tapi dari segi permainan kurang menonjol tidak seperti di klub. Plus minusnya mental kita jadi terangkat setelah mengalahkan Bahrain. Setidaknya mental kita naik dan sambil berhitung kalkulasi peluang kita lolos," tegas pria yang pernah berhadapan dengan Shin Tae-yong di Liga Champions Asia 2024 itu.

Selanjutnya, Timnas Indonesia akan bertemu China di Jakarta pada 5 Juni 2026. Dilanjutkan melawat ke markas Jepang lima hari kemudian.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |