Mengulik Masa Kontrak 4 Kiper Timnas Indonesia di Klub: Maarten Paes Tenang, Status Emil Audero Bisa Mengambang

22 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Pada FIFA Matchday periode Maret lalu, Patrick Kluivert memanggil 29 pemain untuk meladeni Timnas Australia dan Bahrain. Di pos penjaga gawang ada empat nama. Lantas, siapa yang masa kontraknya di klub akan habis?

Maarten Paes, Emil Audero Mulyadi, Nadeo Argawinata, dan Ernando Ari harus dapat kepastian masa depannya di klub agar tak mengganggu performa saat Timnas Indonesia melanjutkan perjalanan pada putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2025.

Seperti diketahui, Jay Idzes dkk. masih punya dua sisa laga krusial pada Juni mendatang. Timnas Indonesia akan menjamu China pada 5 Juni dan melawat ke Jepang lima hari berikutnya.

Berikut daftar nama anggota Timnas Indonesia yang bakal kadaluarsa ikatan kontrak bersama klubnya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Maarten Paes Tenang di FC Dallas

Status kiper utama Timnas Indonesia ini dipastikan aman bersama FC Dallas di pentas MLS, alias Liga Amerika Serikat. Maarten Paes yang mulai bergabung dengan FC Dallas sejak 7 Juli 2022 itu beberapa kali memperpanjang kontrak.

Dia sudah mendapatkan ekstensi masa kerja hingga 31 Desember 2026. Namun, ada klausul opsi perpanjangan dua tahun lagi. Dengan syarat performa Maarten Paes sangat memuaskan pihak FC Dallas.

Jika kinerja pemain yang alih kewarganegaraan dari Belanda ke Indonesia lewat jalur blijvers berdasar kelahiran neneknya di Pare, Kabupaten Kediri itu bagus, Maarten Paes tak perlu pusing dengan masa depannya.

Sayangnya, Maarten Paes absen pada laga Timnas Indonesia kontra China. Dia mendapat akumulasi kartu kuning, dan posisi akan diperebutkan Emil Audero, Nadeo Argawinata, serta Ernando Ari.

Emil Audero di Como dan Palermo

Kiper anyar hasil naturalisasi ini resmi dipinjam Palermo dari klub kasta tertinggi Serie A, Como 1907, pada 3 Februari 2025. Masa peminjaman pria kelahiran Mataram, NTB, itu akan berakhir 30 Juni alias 20 hari selepas Timnas Indonesia menghadapi Timnas Jepang.

Dalam klausul pinjam meminjam itu, terdapat opsi membeli Emil Audero jika klub Serie B tersebut puas dengan performa kiper berusia 28 tahun itu. Jika Palermo tak berminat, Emil Audero akan kembali ke Como hingga 30 Juni 2028.

Nah. Sebelum durasi peminjaman usai, setidaknya Emil Audero harus dapat kepastian nasibnya. Apakah berstatus permanen di Palermo atau balik ke pangkuan Como. Pasalnya, jika pihak Como tak begitu membutuhkan jasanya, Emil Audero bisa jadi komoditas peminjaman ke klub lainnya.

Nadeo Nyaman di Borneo FC

Kiper kelahiran Wates, Kabupaten Kediri, itu kembali lagi ke pangkuan Borneo FC pada 1 Juli 2023. Sebelumnya Nadeo Argawinata membela Bali United selama tiga musim.

Posisi Nadeo harus masih nyaman di klub berjulukan Pesut Etam itu. Karena masa kontraknya akan berakhir 30 April 2026. Meskipun performa dia di BRI Liga 1 2024/2025 penuh anomali.

Dari 23 pertandingan musim ini, Nadeo Argawinata kebobolan 20 gol dengan 10 kali clean sheet. Namun, dia juga punya catatan buruk soal kartu peringatan. Kiper berusia 28 tahun itu telah mengoleksi tiga kartu kuning dan dua kali diusir dari lapangan akibat ganjaran kartu merah.

Jika pada tujuh pertandingan tersisa musim ini performanya bagus, tak menutup kemungkinan dia bisa memenangkan persaingan dengan Emil Audero dan Ernando Ari untuk menggantikan peran Maarten Paes yang absen.

Ernando Ari Idola Persebaya

Durasi masa pengabdian Ernando Ari akan lebih panjang bersama Persebaya. Dia telah mendapat perpanjangan kontrak baru yang diteken pada 25 Januari 2025 lalu untuk membela Bajul Ijo hingga 31 Mei 2026.

Persebaya jelas tak ingin kiper idolanya pindah ke lain hati. Apalagi di usianya yang masih 23 tahun sangat berpeluang makin berkembang di masa datang. Meski musim ini penampakannya agak menurun karena belitan cedera bahu, Ernando Ari telah menyelesaikan 19 laga dengan 21 kemasukan dan enam kali clean sheet.

Peluang Ernando Ari merebut posisi starting XI Timnas Indonesia kontra China tergantung kinerjanya pada tujuh partai sisa yang dilakoni Persebaya. Jika tampil apik, terbuka kesempatan dia menggusur Emil Audero dan Nadeo Argawinata.

Apalagi di era pelatih Shin Tae-yong dan sebelum bergabungnya Maarten Paes ke Timnas Indonesia, Ernando Ari jadi pilihan terbaik di bawah mistar.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |