BRI Super League: Selepas Bekuk Persija, Arema FC Makin Percaya Diri Buru Target 5 Besar

7 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Arema FC lebih percaya diri setelah mengalahkan Persija Jakarta 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, akhir pekan lalu. Singo Edan bahkan berani mematok target lebih ambisius.  

Arema FC masih berkutat di papan tengah BRI Super League. Setelah menjalani pekan ke-20, mereka bercokol di peringkat ke-9 dengan torehan 27 poin. Tambahan tiga poin didapat dari kemenangan mengejutkan atas tim papan atas Persija. 

General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi, mengaku optimistis bisa memenuhi target yang dicanangkan sejak awal musim.

“Musim ini kami ingin berada di lima besar. Sejak awal musim targetnya tidak berubah. Kami masih optimistis. Karena itu di putaran kedua ada evaluasi untuk memperkuat tim,” kata pria yang akrab disapa Inal ini, Selasa (10/2/2026). 

Untuk merealisasikan target masuk lima besar, Arema masih terpaut 8 poin dari posisi tersebut.

Saat ini, Persebaya Surabaya yang menempati posisu 5 dengan 35 poin. Tidak menutup kemungkinan bagi Singo Edan untuk mengejarnya, karena masih ada 14 pertandingan tersisa.

Pelatih Arema FC Marcos Santos menjelaskan insiden pascalaga melawan Persija Jakarta di SUGBK, Minggu (8/2/2026). Ia menilai situasi terjadi karena emosi pertandingan, tetap menghormati Mauricio Souza, serta mengapresiasi kehadiran Aremania.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tambahan 8 Pemain Baru

Dari tiga pertandingan awal putaran kedua BRI Super League, Singo Edan mengumpulkan 6 poin. Itu tak lepas dari perubahan komposisi pemain saat transfer window.

Singo Edan mendaftarkan 8 pemain baru, lima diantaranya pemain asing. Mereka adalah Pablo Oliveira, Gabriel Silva, Gustavo Franca, Joel Vinicius dan Walisson Maia.

Adapun tiga lainnya adalah pemain lokal, yaitu Hansamu Yama, Rio Fahmi dan Leo Guntara. “Para pemain itu sudah sesuai dengan kebutuhan pelatih. Jadi sekarang waktunya mereka memaksimalkan hasilnya,” lanjutnya.

Dalam dua laga terakhir, Arema mencatatkan clean sheet. Gawang Arema yang dikawal Adi Satryo tidak bisa ditembus pemain Persijap Jepara dan Persija Jakarta.

Hasil itu tak lepas dari rapatnya sistem pertahanan Arema, ditambah dengan kinerja apik pemain bar, seperti Hansamu, Rio dan Walisson.

Tak Lagi Bergantung Dalberto

Di lini depan, kini Arema tak hanya bergantung pada Dalberto Luan, meski dia jadi pemain tersubur Arema dengan 10 golnya.

Singo Edan punya jago lain untuk memecah kebuntuan, seperti Gabriel Silva yang mencetak dua gol ke gawang Persija. Ada juga Hansamu Yama mencetak gol tunggal kemenangan lawan Persijap.

Saat ini, Dalberto tidak lagi jadi targetman. Striker asal Brasil itu digeser sebagai penyerang kiri. Sedangkan posisi targetman diberikan kepada striker baru, Joel Vinicius.

Meski dalam dua pertandingan ini Vinicius tak sanggup mencetak gol, dia masih dapat kepercayaan. Mantan striker Borneo FC itu belum banyak dapat kesempatan emas di depan gawang lawan.

Meski demikian, Arema percaya lini depan lebih greget dalam laga selanjutnya. Vinicius, Gabi, dan Franca sudah punya waktu lebih lama untuk menemukan chemistrynya.     

Yuk Intip Posisi Tim Favoritmu

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |