Usai Bawa Timnas Indonesia Menang Telak atas St. Kitts and Nevis, Ramadhan Sananta Bertekad Tampil Lebih Baik

7 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Striker Timnas Indonesia, Ramadhan Sananta siap berbenah dalam penampilannya di ajang FIFA Series 2026. Ia punya tekad untuk berusaha tampil lebih baik lagi di pertandingan berikutnya.

Seperti diketahui, Ramadhan Sananta ikut bermain selama 72 menit saat Timnas Indonesia menghajar St. Kitts and Nevis pada pertandingan pertama FIFA Series di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam.

Beckham Putra menjadi bintang kemenangan Timnas Indonesia atas Sr. Kitts and Nevis lewat brace yang diciptakannya pada menit ke-15 dan 25. Di babak kedua, Ole Romeny dan Mauro Zijlstra masing-masing mencetak satu gol untuk memastikan kemenangan 4-0 tim Merah-Putih.

Ramadhan Sananta menjadi bahan perbincangan, setelah gagal mencetak gol meski mendapat banyak peluang sepanjang permainannya di atas lapangan. Striker klub DPMM tersebut turun sejak menit pertama melawan St. Kitts and Nevis.

Ramadhan Sananta punya tekad kuat menjelang duel Indonesia kontra Bulgaria yang akan dimainkan Senin (30/3/2026) malam WIB. "Aku akan terus berusaha yang terbaik dan biarkan Tuhan yang melakukan sisanya. Alhamdulillah menang luar biasa," tulis Sananta dalam unggahan terbarunya di Instagram, Sabtu (28/3/2026).

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tebar Ancaman

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman memainkan Ramadhan Sananta berduet dengan Ole Romeny sejak awal laga. Sananta cukup ngotot berduel dengan pemain lawan, meski beberapa kali kalah dalam perebutan bola.

Sananta kesulitan mengonversi peluang menjadi gol. Pada menit ke-26, ia gagal menaklukkan kiper Archibald Julani meski sudah berhadapan satu lawan satu. Kegagalan serupa terjadi menjelang akhir babak pertama.

Namun demikian, aksi-aksi Sananta cukup berhasil membuat lini belakang St. Kitts and Nevis bekerja keras untuk menghentikannya dengan pelanggaran di babak pertama. Mantan striker Persis Solo itu diberi tugas membuka ruang dan mendampingi Ole Romeny dalam membongkar pertahanan lawan.

Kurang Beruntung

Terdapat momen ketika ia tinggal berhadapan satu lawan satu dengan kiper St. Kitts and Nevis, juga tidak menjadi gol, dan Sananta sudah terjebak dalam posisi offside.

Memasuki babak kedua, Sananta mendapatkan beberapa peluang mencetak gol, namun masih belum berhasil. Begitu juga aksi solo run di kotak penalti yang kemudian mengirim umpan silang dengan harapan disambar Beckham Putra, namun diantisipasi bek lawan.

Alhasil Sananta digantikan Mauro Zijlstra sisa pertandingan. Tepatnya pada menit ke-72, Sananta digantikan Zijlstra untuk menambah daya serang Timnas Indonesia.

Mauro Zijlstra justru berhasil mencetak gol di menit ke-75, atau hanya tiga menit setelah ia masuk menggantikan Sananta. Zijlstra menjebol gawang St. Kitts and Nevis usai menyambut umpan terobosan Joey Pelupessy.

Jadi Pelajaran

Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji menyebut kondisi Ramadhan Sananta masih cukup baik, meski dalam pertandingan kemarin ada kekecewaan karena gagal mencetak gol. Menurutnya, menit bermain yang didapat Sananta akan semakin meningkatkan naluri mencetak golnya.

"Kondisi Sananta kalau boleh dikatakan kecewa ya kecewa karena beberapa peluang seharusnya terkonversi menjadi gol. Tapi ya itulah sepak bola. Kalau bicara kondisinya ya baik-baik saja," tutur Sumardji.

"Mungkin menjadi pelajaran bagi sananta agar ke depan lebih tajam lagi agar feeling mencetak golnya lebih bertambah," tandas eks manajer Timnas Indonesia tersebut.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |