Setelah Dipecat dari Posisi Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert: Saya Belum Selesai

6 hours ago 5

Bola.com, Jakarta - Sudah lima bulan sejak pemecatan yang dialami Patrick Kluivert. Sosok asal Belanda itu didepak dari posisi pelatih kepala Timnas Indonesia oleh PSSI.

Patrick Kluivert dinilai gagal dalam menukangi Timnas Indonesia. Saat itu Garuda harus terhenti di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Patrick Kluivert menegaskan karier kepelatihannya belum selesai setelah didepak dari Timnas Indonesia. Eks striker Barcelona itu masih memiliki hasrat untuk menukangi tim lain di masa depan.

"Saya belum selesai melatih atau melakukan hal semacam itu. Jika ada proyek bagus yang bisa saya ikuti, kami akan melakukannya," ujar Patrick Kluivert dalam sebuah wawancara dengan media asal Belanda, De Telegraaf.

EKSKLUSIF dari Jeddah! Dalam sesi konferensi pers jelang laga Timnas Indonesia vs Arab Saudi, muncul momen unik saat seorang wartawan Arab Saudi menanyakan soal skandal naturalisasi Malaysia kepada Patrick Kluivert. Kluivert terlihat canggung dan ter...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Masa yang Menyenangkan

Patrick Kluivert mendapatkan pekerjaan sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada Januari 2025. Hanya 10 bulan berselang, Kluivert sudah harus kehilangan pekerjaannya.

Meski hanya berlangsung singkat, Patrick Kluivert mengaku sangat menikmati karier kepelatihannya di Timnas Indonesia. Ia merasa banyak mendapatkan momen yang tidak terlupakan.

"Saya tentu saja menikmati hidup saya saat ini, dan saya juga menikmati waktu saya di Indonesia. Meskipun kesibukan dan berbagai hal yang terjadi, saya merasa itu pengalaman yang fantastis. Sayangnya, semuanya tidak berjalan seperti yang kami bayangkan," jelasnya.

Sangat Sulit

Lebih lanjut, Patrick Kluivert kembali berbicara mengenai satu momen krusial dalam perjalanan kariernya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Momen yang dimaksud adalah kegagalan Garuda di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. 

Timnas Indonesia menghadapi Timnas Arab Saudi dan Timnas Irak pada fase tersebut. Dua laga itu berakhir dengan kekalahan untuk Tim Merah Putih. Sekaligus mengubur mimpi ke Piala Dunia 2026.

"Secara realistis, itu juga sangat sulit; Anda bermain melawan Arab Saudi dan Irak. Fakta kami tampil baik adalah sesuatu yang dapat mereka jadikan modal," tegas Kluivert. 

Sumber: De Telegraaf

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |