Sejauh Mana Fungsi Agensi Sepak Bola Terhadap Pelatih dan Pemain, Gabriel Budi: Bergerak di Belakang Layar

14 hours ago 8

Bola.com, Jakarta - Julukannya keren: Mino Raiola Indonesia. Tak salah lagi, dia adalah Gabriel Budi. Bernaung di bawah bendera agensi Indo Bola Mandiri, Gabriel Budi merupakan salah satu agen sepak bola tersukses di Indonesia. 

Entah sudah berapa pemain atau pelatih yang ia bawa ke Indonesia, termasuk pemain lokal yang berkarier ke luar negeri.  Tak hanya pelatih atau pemain asing, pria asal Surabaya itu juga punya klien sederet pemain lokal.

Ramadhan Sananta, Ilija Spasojevic, Bruno Moreira, Marko Simic, Ryuji Utomo,  Gunawan Dwi Cahyo, dan Asnawi Mangkualam merupakan sejumlah pesepakbola yang berada di bawah panji-panji Indo Bola Mandiri.

Gabriel Budi juga disebut-sebut punya koneksi ke sejumlah negara Asia, termasuk Thailand dan Korea Selatan. Sepak terjangnya membuat Gabriel Budi dijuluki Mino Raiola Indonesia.

Mino Raiola adalah agen sepak bola top Italia-Belanda yang pernah menangani sederet superstar macam Zlatan Ibrahimovic, Paul Pogba, Erling Haaland, serta Gianluigi Donnarumma. 

Menarik untuk mengetahui lebih jauh seberapa besar pengaruh agen sepak bola di Indonesia saat ini dan seberapa penting peran agen bagi pemain atau pelatih. 

"Kalau sekarang pemain-pemain lebih aware ya. Jadi pemain dan pelatih lebih aware fungsi seorang agen atau manager. Kalau ditarik garis belakangnya kan, banyak pemain terutama di Liga Asia acuannya adalah Liga Eropa. Itu kalau industri sepak bola," kata Gabriel Budi via kanal YouTube Dens. TV. 

"Kalau industri basket, kita acuannya adalah Amerika atau Euro basketball. Cuma mostly kan acuannya di NBA kalau basket. Jadi kan, kalau di Asia sekarang, pemain sudah mulai aware peran agen itu seperti apa," imbuhnya. 

Mantan kiper Persipura Jayapura, Yoo Jae-hoon, mengungkapkan dukungannya kepada penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam, yang berpeluang memecahkan rekor clean sheet miliknya di BRI Super League 2025/2026. Rekor 17 kali nirbobol yang dicatat Yo...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Pemain atau Pelatih Bisa Fokus ke Pertandingan

Menurut Gabriel Budi, fungsi dan eksistensi agen sangat memungkinkan bagi pelatih serta pemain untuk lebih fokus ke lapangan pertandingan.

"Yang diharapkan adalah pemain atau pelatih bisa fokus di lapangan hijau, sedangkan agen bergerak di belakang layar," tukasnya.

Indo Bola Mandiri, menurut Gabriel Budi tak melulu tentang sepak bola. Mereka juga merambah basket dan mereka punya alasan kuat mengapa terjun ke ranah tersebut.

"Mostly di sepak bola, cuma karena saya juga hobi basket, saya juga bergerak di basket. Kalau misalnya kita lihat sekarang di Indonesia kan terutama, banyak tim sepak bola juga mempunyai tim basket," tutur Gabriel Budi.

"Jadi kan diharapkan industri olahraganya bergerak sama-sama naik. Sepak bola naik, basket juga naik," ungkapnya.

Terpenting Kepercayaan

Ditanya berapa atlet yang mereka tangani saat ini dan bagaimana sistemnya, Gabriel Budi menjelaskan bisa dilakukan dengan banyak cara. Terpenting adalah kepercayaan.

"Biasanya average satu tahun aku handle klien 20-30 orang. Sistemnya bisa dari berbagai sisi ya. Misalnya, 15 tahun lalu, ya semuanya kan enggak tahu apa namanya," ujarnya.

"Aku waktu itu masih umur berapa ya? Baru lulus kuliah mugkin. Terus habis itu ya kan, tentu ya kita harus approach sendiri, harus coating sendiri, dan kita harus tahu law of the game-nya."

"Cuma kan, kalau semisal kita sudah bekerja dengan baik dan ada trust ya kan. Kalau di dunia agency yang penting adalah trust," tambahnya. 

3 Syarat Ketat

Indo Bola Mandiri menerapkan tiga syarat ketat sebelum melakukan kerja sama dengan pemain. Sikap profesionalitas benar-benar dijunjung tinggi.

"Dari awal, aku selalu menetapkan tiga hal pokok ya. Kalau pemain, pertama dari karakter dulu. Kedua komitmen. Ketiga baru kompetensi. Karena kan banyak pemain punya bakat, punya kompetensi," tukas Gabriel Budi.

"Cuma kalau enggak ada karakter komitmen, ya sulit dimanage. Nanti kan banyak wonderkid. Misal talent luar biasa bagus, tapi ketika dia transisi ke dunia profesional atau ketika dia sudah suskes, ditakutkan ini jadinya cuma one season wonder," lanjutnya. 

Ditambahkan Gabriel Budi, sebagai agensi pihaknya berkiblat ke sepak bola Eropa, termasuk soal pemain muda atau wonderkid.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |