Plus Minus Performa Timnas Indonesia U-17 seusai Menggebuk Timor Leste di Piala AFF U-17 2026: Banyak Peluang yang Terbuang

10 hours ago 5

Bola.com, Gresik - Timnas Indonesia U-17 memulai perjuangannya di Piala AFF U-17 2026 dengan hasil positif setelah berhasil menggulung Timor Leste U-17 dengan telak pada pertandingan perdana Grup A.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Senin (13/4/2026) malam WIB itu, Timnas Indonesia U-17 berhasil menumbangkan Timor Leste U-17 dengan skor 4-0.

Dua gol pertama skuad Garuda Muda pada laga ini diborong oleh sang kapten, Putu Ekayana (6’ dan 17’). Setelah itu, dua gol tuan rumah berikutnya datang dari sumbangsih Ridho (36’) dan Dava Yunna (41’).

Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto memperlihatkan prospek yang cerah seusai berhasil mengamankan kemenangan pertama ini. Namun, ada pula beberapa catatan evaluasi yang harus diperbaiki. Berikut Bola.com menyajikan ulasannya.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Dominasi Total

Menghadapi lawan yang kualitasnya tak setara, Timnas Indonesia U-17 memang bisa dengan mudah mendominasi permainan. Anak asuh Kurniawan Dwi Yulianto mampu mengurung para pemain Timor Leste.

Lawan pun tak berkutik dengan kemampuan skuad Garuda Muda dalam menguasai bola. Bahkan, Timor Leste U-17 juga dipaksa kehilangan bola ketika Timnas Indonesia U-17 melakukan pressing tinggi di area lawan.

Dominasi Timnas Indonesia U-17 ini membuktikan perbedaan kualitas yang timpang. Sehingga, Garuda Muda terlihat tak kesulitan untuk terus menerus menyerang dan menggempur pertahanan lawan.

Penciptaan Peluang

Selain itu, dominasi para pemain Timnas Indonesia U-17 ini juga diikuti dengan tingkat penciptaan peluang yang melimpah. Ada banyak kesempatan yang mampu diukir oleh I Putu Ekayana dan kawan-kawan.

Karena struktur pertahanan lawan yang longgar meski menumpuk banyak pemain di area permainan sendiri, Timnas Indonesia U-17 tetap bisa melakukan operan-operan di area-area sempit dan ruang antarlini.

Skuad Garuda Muda juga tak kesulitan dalam mengirimkan bola di area kotak penalti lawan. Upaya ini bisa ditempuh para pemain melalui banyak celah, terutama penetrasi-penetrasi dari sisi sayap permainan.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, mengapresiasi performa tim namun tetap menegaskan perlunya evaluasi untuk menghadapi laga berikutnya melawan Malaysia, setelah para pemain mampu tampil dominan dan menjaga fokus sepanjang pertand...

Kualitas Finishing Minim

Hanya saja, kemampuan para pemain Timnas Indonesia U-17 dalam menghasilkan peluang tidak diikuti dengan kualitas penyelesaian akhir yang mumpuni. Bisa dibilang, skuad Garuda Muda banyak buang-buang peluang.

Meskipun bisa mencetak empat gol di babak pertama, sebetulnya masih ada beberapa momen di mana anak asuh Kurniawan memiliki kans untuk menambah pundi-pundi golnya. Hal ini semakin parah ketika babak kedua.

Skuad Garuda Muda memiliki banyak momentum ketika sudah berhadap-hadapan dengan gawang, tetapi eksekusinya justru melenceng atau mampu dihentikan kiper lawan. Aspek ini wajib menjadi evaluasi Kurniawan jelang laga berikutnya.

Hampir Kecolongan

Dominasi Timnas Indonesia U-17 dalam mengurung pertahanan lawan ternyata memberikan celah untuk lawan. Sebab, skuad Garuda Muda sempat terlihat lengah dan bisa ditembus lewat serangan balik cepat.

Setidaknya, ada beberapa momen ketika Timor Leste U-17 mampu mengeksploitasi kelengahan ini. Mereka bisa menciptakan beberapa momen berbahaya di pertahanan Indonesia melalui skema serangan balik cepat.

Beruntung, kualitas finishing pemain Timor Leste U-17 tak begitu mematikan. Sehingga, gawang Noah Leo Duvert masih bisa berakhir dengan cleansheet karena tidak mampu dibobol oleh pemain lawan.   

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |