Kinerja Penyerang Timnas Indonesia saat Bungkam Oman: Fleksibel dan Mobilitas Tinggi

17 hours ago 8

Bola.com, Jakarta - Timnas Indonesia menang meyakinkan atas Oman dalam uji coba bertajuk FIFA Matchday periode Juni 2026. Skuad Garuda menggasak lawannya dengan skor 3-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam WIB.

Justin Hubner berhasil membuka keunggulan Timnas Indonesia pada menit ke-13. Bola tandukan Hubner menjebol gawang Oman, usai memanfaatkan umpan tendangan bebas yang dilepaskan Nathan Tjoe-A-On.

Anak asuh John Herdman berhasil menggandakan keunggulan lewat gol Ole Romeny di menit ke-27. Berhasil mendapatkan bola liar di area kiri pertahanan Oman, Ole Romeny membawa bola hingga ke dalam kotak penalti dan menaklukkan kiper Oman, Ahmed Faraj Alrwahi untuk membawa Tim Garuda unggul 2-0.

Menit ke-56, Ragnar Oratmangoen membawa Timnas Indonesia unggul 3-0. Sebuah aksinya menyambut umpan silang Dony Tri Pamungkas, disambutnya dalam posisi bebas tepat di depan kiper Oman. Bola sontekannya sempat mengenai kiper Oman, namun percobaan keduanya berhasil menjadi gol.

Oman yang meningkatkan agresivitas permainan di babak kedua, gagal membalas satu pun gol ke gawang Emil Audero. Keunggulan 3-0 mampu dipertahankan Timnas Indonesia hingga laga bubar.

Lini depan Timnas Indonesia mendapat sorotan, sebab kinerjanya memuaskan. Kemenangan 3-0 atas Oman merupakan kemenangan kedua Timnas Indonesia sejak ditangani John Herdman dari awal tahun ini.

Yuk simak ulasan mengenai performa pemain-pemain ofensif Timnas Indonesia saat menggulung Oman berikut ini:

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Komposisi Tepat

Pada babak pertama, pelatih John Herdman menerapkan skema tiga penyerang dengan fleksibel. Ole Romeny berperan sebagai ujung tombak, diapit Ragnar Oratmangoen dan Beckham Putra sebagai penyerang bayangan.

Menariknya adalah ketiga pemain ofensif tersebut punya pergerakan tinggi dan susah ditebak. Mobilitas tinggi dilakukan ketiganya, membuat lini belakang Oman keteteran.

Ragnar Oratmangoen dan Beckham Putra misalnya yang bergerak leluasa secara bergantian baik di kanan maupun kiri, begitu juga sebaliknya. Ragnar dan Beckham seringkali membuat tusukan-tusukan di jantung pertahanan Oman.

Kemudian Ole Romeny menunjukkan kelasnya sebagai sosok striker yang dibutuhkan skuad Garuda saat ini. Bergerak secara eksplosif, naik ke depan maupun sedikit turun ke belakang, bahkan ia juga bergerak ke samping kanan maupun kiri untuk membongkar pertahanan rapat Oman.

Naluri Ole Romeny

Terlepas dari gol pertama Timnas Indonesia yang dihasilkan bek Justin Hubner di babak pertama, gol kedua cukup menarik perhatian. Berawal dari permainan menyerang terbuka Timnas Indonesia dengan bola udara.

Kesalahan fatal dilakukan pemain Oman yang justru membuang bola ke belakang dan jatuh ke kaki Ole Romeny. Tanpa kesulitan striker berusia 25 tahun itu menaklukkan kiper Oman, Ahmed Faraj Alrwahi.

Naluri mencetak gol Ole Romeny masih tinggi dengan proses gol yang dicetaknya kali ini. Dalam posisi yang tak terlalu bebas, ia melepaskan tembakan kaki kanan mendatar, dan bola meluncur di sela-sela halauan tangan kiper Oman.

Bola tetap bergulir ke pojok gawang Oman. Ini merupakan gol kelima yang dikoleksi Ole Romeny dalam sembilan caps terakhir. Usahanya di paruh kedua permainan belum usai, para defender Oman jatuh bangun menggagalkan upaya Ole.

Ragnar Comeback

Laga Timnas Indonesia kontra Oman malam ini juga menjadi momen istimewa untuk Ragnar Oratmangoen. Ia ikut mencatatkan namanya di papan skor, lewat gol ketiga pada babak kedua.

Sebuah aksinya menyambut umpan silang Dony Tri Pamungkas, disambutnya dalam posisi bebas tepat di depan kiper Oman. Bola sontekannya sempat mengenai kiper Oman, namun percobaan keduanya berhasil menjadi gol.

Pemain berusia 28 tahun merayakan golnya yang disambut rekan setim. Ini merupakan gol ketiganya dalam 15 laga bersama Timnas Indonesia. Sekaligus mengakhiri puasa gol selama delapan laga terakhir.

Pemain depan pengganti di babak kedua dimasukkan, seperti Mauro Zijlstra menggantikan Ole Romeny dan Saddil Ramdani menggantikan Ragnar Oratmangoen. Penampilan keduanya masih belum berdampak dalam sejumlah momen.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |