John Herdman Terkesan dengan Elkan Baggott dalam 4 Hari di Timnas Indonesia: Dia Terbentuk Gaya Bermain di Liga Inggris

13 hours ago 6

Bola.com, Jakarta - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, terang-terangan terkesan dengan Elkan Baggott yang baru kembali ke tim berjuluk Skuad Garuda itu setelah absen selama dua tahun lebih.

John Herdman dan Baggott punya keterikatan yang cukup kuat. Keduanya sama-sama berdarah Inggris. Herdman lahir di sana, sedangkan Baggott menimba ilmu sejak kecil di Negeri Ratu Elizabeth.

Baggott memang lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2022. Namun, ayahnya berasal dari Inggris, dan ibunya asli Indonesia.

Contoh kedekatan keduanya adalah ketika John Herdman menceritakan Baggott membawa makanan Yorkshire pudding dan gravy, makanan khas Inggris, dalam sesi makan malam Timnas Indonesia.

"Ya, dia bisa berhenti tumbuh karena membuat saya terlihat sangat pendek. Dia juga menyukai Yorkshire pudding dan gravy, kami membawanya saat makan malam tim tadi malam," ujar John Herdman.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Takjub dengan Karakteristik Elkan Baggott

John Herdman takjub dengan karakteristik Baggott setelah ia melakukan pemantauan selama beberapa hari terakhir, sejak pemusatan latihan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 dimulai pada 22 Maret 2026.

"Tetapi tentang Elkan, dia memiliki kepribadian yang segar. Bagi saya, semuanya tentang mentalitas. Dia adalah profesional sejati dari apa yang saya lihat dalam empat hari terakhir," jelasnya.

"Dia membawa mentalitas positif, mentalitas berani. Kami membutuhkan bek tengah yang berani memainkan bola dan memecah lini dengan umpan. Saya melihat itu," tuturnya.

Kelebihan-Kelebihan Elkan Baggott

Kelebihan-kelebihan Baggott itulah yang dipandang penting oleh John Herdman, ditambah pengalamannya bermain di Liga Inggris meski masih jarang mendapatkan kesempatan.

"Secara fisik, gaya bermain di Inggris membentuknya, dan profil fisiknya unik di AFC serta bisa sangat membantu kami di masa depan. Empat hari pertama ini sangat positif dan saya melihat kualitas kepemimpinan darinya," ungkapnya.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |