Java United Legawa Dijatuhi Sanksi Pengurangan Dua Poin, Tak Kurangi Motivasi Arungi BRI Super League

9 hours ago 3

Bola.com, Jakarta - Manajemen Java United FC akhirnya angkat bicara menanggapi hukuman pengurangan dua poin yang dijatuhkan untuk Laskar Kepodang Emas menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027.

Pengurangan dua poin yang diterima Java United berkaitan dengan proses lisensi klub atau club licensing. Perubahan home base tim berjuluk Laskar Kepodang Emas ini dinilai tidak mematuhi salah satu aspek pemenuhan kewajiban lisensi klub.

Sebab, ketika masih bernama Malut United dan bermarkas di Maluku Utara, klub ini sejatinya sudah memenuhi kewajiban lisensi klub. Stadion Gelora Kie Raha yang didaftarkan dalam proses lisensi pun sudah memenuhi aspek infrastruktur untuk musim kompetisi 2026/2027.

Namun, adanya transisi dari Maluku Utara ke Stadion Jatidiri, Semarang, menggugurkan pemenuhan aspek infrastruktur yang sebelumnya sudah dipenuhi untuk musim ini. Java United harus memulai perjuangan dari nilai minus dua.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Tidak Mengurangi Semangat

Manajer Java United FC, Alan Haviludin, memastikan hukuman pengurangan poin yang didapatkan klub ini tidak akan mengurangi semangat skuad asuhan Fabio Lefundes untuk bersaing di BRI Super League 2026/2027.

Pihaknya juga mengaku sudah menerima keputusan yang ditetapkan oleh operator kompetisi. Dia menegaskan Laskar Kepodang Emas siap untuk berjuang lebih keras untuk mendapatkan poin yang maksimal.

“Pengurangan dua poin di awal kompetisi tidak mengurangi semangat Java United untuk bersaing di musim ini. Kami menerima keputusan yang sudah ditetapkan. Tugas kami sekarang adalah mendapatkan poin sebanyak mungkin untuk tetap bersaing di liga,” ujar Alan, Jumat (4/9/2026).

Kandang Java United

Selain itu, Java United menyatakan bahwa kandang mereka musim ini, Stadion Jatidiri, Semarang, juga dipastikan sudah layak untuk menggelar pertandingan kompetisi BRI Super League 2026/2027.

“Perlu diketahui bahwa Stadion Jatidiri sudah dianggap layak dan siap untuk menggelar pertandingan BRI Super League 2026-2027. Situasi pengurangan poin untuk Java United sepenuhnya terjadi sebagai konsekuensi dari perubahan home base klub,” bunyi pernyataan klub.

Selain itu, manajemen Java United juga memastikan komitmennya untuk mengelola klub secara profesional. Mereka akan tetap berusaha memenuhi seluruh aspek yang menjadi kewajiban klub dalam mendapatkan lisensi.

“Menanggapi situasi ini, manajemen Java United berkomitmen untuk terus membangun klub secara profesional dan berkelanjutan. Klub akan menjaga pemenuhan kewajiban lisensi klub sesuai regulasi,” bunyi pernyataan Java United.

  • 0%suka
  • 0%lucu
  • 0%sedih
  • 0%marah
  • 0%kaget
  • 0%aneh
  • 0%takut
  • 0%takjub
  • Radifa Arsa
  • Yus Mei Sawitri
Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |