Eksklusif! Pelatih Bulgaria Aleksandar Dimitrov Ceritakan Pengalaman saat Menjadi Asisten Pelatih Timnas Indonesia di Piala Asia 2007

14 hours ago 4

Bola.com, Jakarta - Aleksandar Dimitrov memiliki jalan karier yang menarik. Sejak pertengahan 2025, pria berusia 49 tahun itu dipercaya menjadi pelatih kepala Timnas Bulgaria, negara asalnya. 

Aleksandar Dimitrov melalui banyak hal sebelum mencapai posisi itu. Ia bahkan sempat lama berkarier di Indonesia baik sebagai pemain atau pelatih.

Karier kepelatihannya dimulai di Indonesia. Di mana ia menjadi asisten Ivan Kolev di Persipura Jayapura paada 2006 dan Timnas Indonesia pada 2007. 

Piala Asia 2007 tentu sangat berkesan bagi Aleksandar Dimitrov. Dalam sesi wawancara eksklusif dengan Bola.com, Dimitrov mengungkapkan beberapa cerita menarik mengenai turnamen yang digelar di Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam itu.

"Saya ingat bahwa organisasi dan persiapan untuk Piala Asia 2007 sangat bagus. PSSI dan Pemerintah Indonesia memberikan banyak perhatian, banyak uang," ujar Aleksandar Dimitrov. 

La Grande menyampaikan pesan motivasi kepada pemain Timnas Indonesia jelang final FIFA Series 2026 di GBK, Jakarta, Jumat (27/3/2026), menekankan kerja sama tim, fokus penuh, dan semangat juang tinggi agar skuad Garuda mampu mempertahankan kemenangan...

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Stadion yang Penuh

Aleksandar Dimitrov pun mengingat bagaimana Stadion Utama Gelora Bung Karno yang memiliki atmosfer luar biasa saat Timnas Indonesia berlaga di Piala Asia 2007. Stadion itu dipenuhi oleh fans. 

Timnas Indonesia pun tampil baik di Piala Asia 2007. Mereka menang 2-1 atas Bahrian dan hanya kalah 1-2 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Korea Selatan. 

"Kami mendapat banyak dukungan dari para penggemar. Kami memainkan tiga pertandingan yang sangat bagus. Kami berhasil mengalahkan Bahrain. Sayangnya, kami kalah dari Arab Saudi, serta dari Korea Selatan," kenang Dimitrov. 

"Kami hanya kalah 0-1 dari Korea Selatan, tetapi kami bermain sangat baik. Korea Selatan adalah salah satu tim papan atas di kawasan ini. Saya ingat stadion yang penuh sesak," tambahnya. 

Rasa Hormat dari SBY

Satu momen lain yang masih segar dalam ingatan Aleksandar Dimitrov. Yakni dukungan dan rasa hormat yang diberikan Presiden Indonesia saat itu Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut Aleksandar Dimitrov, Susilo Bambang Yudhoyono menghampiri para pemain dan ofisial selepas laga melawan Korea Selatan. SBY mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi besar.

"Dukungan dari semua orang sangat luar biasa. Bahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono datang ke stadion setelah pertandingan melawan Korea Selatan, beliau menunjukkan rasa hormat yang besar, bahkan di lapangan dan di depan para pemain dan pelatih. Itu sangat menghormati, saya berterima kasih kepadanya untuk itu," tandas Dimitrov.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |