Bojan Hodak Sentil Deputy CEO PT Persib yang Sudah Bicarakan Konvoi Juara: Kompetisi Belum Berakhir!

9 hours ago 4

Bola.com, Bandung - Suasana tidak mengenakan tengah menyelimuti Persib Bandung jelang melakoni laga pemungkas BRI Super League 2025/2026.

Di saat sedang fokus menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBLA, Kota Bandung, Sabtu (23/5/2026) sore, pelatih Persib, Bojan Hodak justru dibuat kecewa oleh pernyataan internal tim sendiri.

Bojan Hodak dengan tegas menyesalkan pernyataan Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan yang membicarakan soal rencana konvoi juara sebelum Persib memastikan gelar musim ini.

Bahkan ucapan Adhitia Putra Herawan tersebut ramai beredar di media sosial dan memunculkan kesan seolah Persib sudah menuntaskan perjuangan mereka sebagai jawara BRI Super League 2025/2026.

Yuk gabung channel whatsapp Bola.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru tentang Timnas Indonesia, BRI Liga 1, Liga Champions, Liga Inggris, Liga Italia, Liga Spanyol, bola voli, MotoGP, hingga bulutangkis. Klik di sini (JOIN)

Kesal

Pelatih Persib asal Kroasia itu pun tak bisa menyembunyikan kekesalannya. Menurutnya, pembicaraan mengenai konvoi juara di momen yang penting ini ustru bisa menjadi bumerang bagi tim Persib sendiri.

“Beberapa hari terakhir saya tidak di sini, tetapi mereka mengirimkannya kepada saya. Sekarang saya melihat media sosial dan mendengarkan omong kosong yang dibicarakan Adhitia tentang konvoi," tegas Bojan Hodak dengan nada kecewa, Jumat (22/5/2026) di Stadion GBLA.

“Dengar, itu sepenuhnya hanyalah omong kosong. Kami belum memenangkan apa pun,” lanjut Bojan Hodak.

Persib Bandung tinggal selangkah lagi mengunci gelar juara BRI Super League 2025/2026 jelang laga pamungkas kontra Persijap Jepara pada Sabtu (23/5/2026). Meski Bojan Hodak absen memimpin latihan karena pulang ke Kroasia menghadiri pemakaman ibundany...

Kompetisi Belum Selesai

Bojan menilai pembahasan soal pesta juara sebelum kompetisi selesai, justru bisa memicu dua dampak berbahaya sekaligus yakni memotivasi tim lawan dan membuat pemain Persib kehilangan fokus.

“Kalau anda terus menunjukkan hal seperti ini, pertama anda akan memotivasi lawan. Kedua, pemain kami bisa kehilangan fokus,” tutur Bojan.

Karena itu, pelatih Persib berusia 54 tahun ini meminta semua pihak menghentikan euforia berlebihan dan kembali fokus pada pertandingan yang belum dimainkan.

“Berhentilah membicarakan konvoi. Saya tidak peduli soal konvoi, saya hanya peduli tentang pertandingan besok (Sabtu, 23/5/2026),” tandasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Persijap Jepara bukan lawan yang bisa dipandang sebelah mata.

Jangan Remehkan Persijap

Kualitas Persijap menurutnya lebih berbahaya dibanding Borneo FC Samarinda berdasarkan performa terakhir mereka.

“Persijap adalah tim yang bagus. Mereka lebih baik daripada Borneo, mereka punya hasil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir, jadi mereka pasti berbahaya,” cetus Bojan.

Tim berjulukan Laskar Kalinyamat itu dikatakan Bojan pernah memberikan kekalahan kepada Persib musim ini. Hal itu menjadi ancaman serius bagi Maung Bandung agar tidak terlena oleh atmosfer juara.

“Mereka salah satu tim yang mengalahkan kami. Kami kalah tiga kali musim ini, jadi kami harus benar-benar fokus. Lupakan soal konvoi,” tegas Bojan lagi sambil mengakhiri.

Read Entire Article
Ilmu Pengetahuan | | | |